Di Televisi banyak sekali berita kriminal, perampokan, pembunuhan,perkosaan, tawuran warga dll. Televisi kemudian mengajari kita bahwa penyebabnya adalah kemiskinan. Miskin telah membuat orang menjadi gelap mata, tidak mampu lagi melihat mana benar dan salah.
Ini gawat, menurut saya, karena sebuah survey mengatakan bahwa orang miskin di Indonesia makin hari makin bertambah, maka pelaku kriminal juga akan bertambah.Dampaknya hidup di Indonesia makin ga aman. Tentu anggapan ini kalau kita setuju dengan ajaran TV tadi, bahwa kemiskinan adalah sumber kejahatan.
Saya sangat menyayangkan ajaran TV ini, karena TV ditonton jutaan manusia tiap hariya, jika ajaran ini diulang-ulang akan membentuk pola pikir dan kesadaran masyarakat indonesia, bahwa orang miskin pasti kriminal,atau karena saya miskin saya boleh melakukan kriminal.Lama kelamaan ajaran itu akan menjadi sebuah kenyataan.
Tidak ada orang yang mau hidup miskin, tapi orang miskin selalu ada sepanjang kehidupan manusia.Kalau anda orang beragama tentu anda yakin bahwa rejeki itu di tangan Tuhan. Keyakinan ini semestinya melahirkan opimisme bahwa kita ga bakal kekurangan, mengapa ? karena Tuhan Maha Kaya dan Maha Pemurah , segala sesuatu yang kita butuhkan akan di penuhiNya. Keyakinan ini akan melahirkan pola pikir dan kesadaran bahwa hidup kita serba kecukupan, kalupun ada kekurangan itu hanyalah episode sesaat,karena Tuhan ingin menguji kita.
So, tak ada lagi kriminal karena kemiskinan,saya ingin Indonesia hidup damai dan sejahtera.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment